Adaptasi Pada Revolusi Industri 4.0, Pembuatan Konten Pemasaran Dibutuhkan Pelaku UKM Batik di Bayat untuk Promosi Online

April 26, 2021, oleh: superadmin

Klaten (23/04) – Perkembangan dan kecepatan arus informasi dan teknologi berdampak pada semua sektor perdagangan, termasuk pada pelaku UKM Batik. Tidak dapat dipungkiri lagi saat ini penjualan melalui media sosial memang sudah merambah hampir setiap sektor seperti perdagangan dan bisnis, pendidikan, gaya hidup, sosial kemasyarakatan dan sektor lainnya. Bagi Pelaku Usaha Kecil dan Menengah adaptasi pada era revolusi industri 4.0 juga dibutuhkan. Perkembangan sosial media yang semakin cepat menuntut para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk mampu beradaptasi dan memiliki fleksibilitas strategi dalam meraih pelanggan. Media pemasaran online adalah salah alat yang dapat digunakan dalam strategi pemasaran yang perlu dimiliki oleh para pelaku UKM dalam meningkatkan penjualan produk mereka. Salah satu pelaku UKM ini adalah di Karang Gumuk RT03/RW07 Desa Jarum Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten.

Beberapa model promosi pemasaran yang ditawarkan melalui media sosial juga sering dipilih oleh para pelaku UKM Batik di desa Jarum Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten. Target pasarnya pun juga telah mereka pilih, mulai dari kelompok menengah kebawah, menengah, dan kelompok kelas atas. Beberapa media promosi yang biasa mereka pilih saat ini diantaranya adalah jejaring sosial dengan facebook dan instagram. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Suharjo selaku pengurus forum UMKM Jawa Tengah yang juga sekaligus pemilik Makruf Batik, salah satu tempat produksi dan showroom batik yang ada di Karang Gumuk RT03/RW07 Desa Jarum Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten. Dukuh Karang Gumuk RT03/RW07 Desa Jarum Kecamatan Bayat  saat ini telah memiliki pengrajin batik tulis alami sebanyak 32 pengrajin. Batik yang dikembangkan di desa tersebut tidak hanya batik yang digunakan untuk membuat pakain  saja, namun juga dapat digunakan untuk  karajinan seperti handicraft, aksesoris, mainan dan perlengkapan yang melengkapi ri ruang tamu.

Salah satu upaya yang dilakukan dalam memanfaatkan media pemasaran online adalah kegiatan yang dilakukan dalam bentuk pengabdian masyarakat dalam skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Dosen program studi Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan tema Pembuatan Konten Pemasaran produk Batik.  Hadir sebagai fasilitator dalam pembuatan pemasaran konten produk batik di Karang Gumuk RT03/RW07 Desa Jarum Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten yaitu Dr. Nuryakin., MM Dosen dari Program studi Magister Manajemen UMY. Pembuatan konten pemasaran lebih mengarah pada pembuatan profil produk-produk hasil kerajinan para pelaku UKM Batik di Karang Gumuk RT03/RW07 Desa Jarum Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten. Produk-produk tersebut telah dibuatkan profil dan jenis produk yang dihasilkan dari bahan batik agar dapat dibantu promosi dan pembuatan konten pemasaran yang diupload di media sosial baik facebook maupun instagram. Pembuatan konten pemasaran oleh pelaku UKM tersebut telah memudahkan UKM untuk menawarkan produknya melalui media social, seperti facebook dan instagram yang saat ini telah banyak dilakukan oleh para pelaku usaha Batik dalam mengenalkan produknya kepada para pelanggan. Dr. Nuryakin., MM menyampaikan bahwa Desa Jarum Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten ini merupakan salah satu desa wisata yang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk iconic seperti batik dan produk sejenisnya.

Strategi pemasaran melalui pembuatan konten produk yang akan dipasarkan melalui media sosial marketing telah memberikan bukti nyata bagi pelaku UKM Batik dalam membuat produk memberikan manfaat diantaranya : produk yang ditawarkan agar mudah diakses oleh banyak pelanggan, merek yang dijual menjadi terkenal, peningkatan penjualan produk, dan peningkatan pendapatan atau laba yang diperoleh bagi pelaku UKM.  Konten pemasaran merupakan salah satu bentuk dari media sosial yang menekankan penggunaan visual (tampilan) yang menarik, yang akan dipromosikan melalui Instagram dan facebook yang juga bisa membantu para pelaku UKM untuk mewujudkan dan mempromosikan produknya. Strategi Konten pemasaran dengan melalui Instagram Marketing dan facebook akan dipilih  dan dapat dilakukan melalui upload konten foto dan video untuk mencuri perhatian pembaca tanpa konten yang menarik.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut juga menghadirkan praktisi multimedia yaitu Sri Hartono, SPd yang dalam aktifitas keseharainnya berkecimpung pada dunia multimedia dan media sosial. Dalam pengalamannya Sri Hartono, SPd mengajak kepada para pelaku UKM Batik untuk gencar mempromosikan produk batiknya melalui media sosial, membuat tager, mengupload konten, membuat story dan juga membuat market place di facebook dan instagram. Sebanyak 12 pelaku sektor UKM dari Karang Gumuk RT03/RW07 Desa Jarum Kecamatan Bayat  hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan tersebut memberikan manfaat dan pengalaman yang penting dalam memotivasi bagi para pelaku UKM Batik tersebut untuk belajar pembuatan konten pemasaran batik.