Isu Kepemimpinan nasional, publik dan bisnis adalah isu terkait dengan bagaimana menghadirkan pribadi-pribadi yang memiliki integritas dalam menjalankan organisasi pada berbagai level. Dalam perspektif kebangsaan kita harus membangun kolaborasi orang-orang cerdas sekaligus berkarakter baik. Hal tersebut menjadi tanggung jawab setiap pribadi menjadi penggerak perubahan yang lebih baik. Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. Heru Kurnianto Tjahjono dalam seminar kepemimpinan intrapersonal di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU – Medan) pada hari Selasa tanggal 3 Desember 2013. Narasumber lainnya adalah Drs. H. Syafaruddin Alwi, M.S., dosen dan ketua Badan Wakaf Universuitas Islam Indonesia yang memnyampaikan gagasan kepemimpinan yang berkelanjutan (sustainability leadership).


Acara dibuka Koordinator Kopertis wilayah I: Prof Dr. Dian Armanto bertempat di Hotel Garuda Plaza Medan dihadiri oleh pimpinan UISU dan 300 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Koordinator Kopertis mengingatkan bahwa kepemimpinan adalah aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas. Prof. Dian menyambut baik seminar nasional ini untuk memberikan pencerahan dalam studi kontekstual kepemimpinan.

Pada sesi seminar, Prof Heru Kurnianto tjahjono, Guru Besar Manajemen dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia di UMY dan UII ini memaparkan gagasan pendidikan tinggi harus melahirkan pribadi berkarakter. Pribadi berkarakter dan solid inilah yang kelak memegang kepemimpinan bisnis dan publik masa depan dengan lebih memiliki integritas.  Lebih jauh Prof. Dr. Heru menekankan kepemimpinan intrapersonal akan menjadi sosok pemimpin yang memberi contoh dan inspirasi melalui energi personal.

Pada saat yang sama ketua Badan Wakaf UII, Drs Syafaruddin Alwi, M.S. menjelaskan pentingnya kepemimpinan berkelanjutan yang bersifat kompelemen dengan paparan kepemimpinan intrapersonal. Kepemimpinan berkelanjutan lebih menekankan pada interaksi pribadi dan organisasi dan seharusnya menjadi bidang amatan penting bagi para mahasiswa MM.