Yogyakarta, Ditengah gelombang modernisasi dan perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat dan tanpa arah yang pasti, perkembangan bisnis di era Global juga semakin pesat dan penuh tekanan persaingan. Merespon kondisi tersebut, pada hari Jumat, 10 November 2017 di Ruang Sidang Direktur Pascasarjana, Program Studi Magister Manajemen UMY (MM UMY) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kurikulum dan Proses Pembelajaran. Kegiatan FGD tersebut diharapkan dapat memberi masukan bekal kajian dalam melakukan evaluasi kurikulum dan proses pembelajaran yang diselenggarakan oleh MM UMY.

Para pembicara yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Prof. Basu Swasta Dharmestha, MBA dari UGM yang pada kesempatan tersebut mengkaji dalam pandangan akademik. Sedangkan pembicara yang lain adalah Ir. Ahmad Syauqi Suratno, MM sebagai pembicara dalam tantaran pelaku Usaha. Kegiatan tersebut di moderatori oleh Dr. Nuryakin, MM, yang juga sebagai Sekretaris Program Studi MM UMY.

Prof. Basu Swasta Dharmestha, MBA menyampaikan bahwa kurikulum MM UMY yang akan dikembangkan nantinya harus mampu menjawab perkembangan zaman yang sangat dinamis, profil lulusan yang diciptakan harus memiliki kompetensi yang unggul, dan mampu menjawab dinamika perkembangan zaman. Kurikulum MM UMY nantinya, harus bisa beradaptasi dengan perkembangan bisnis. Karena sebenarnya Program studi Magister Manajemen lebih mengarah pada school of business. UGM saja yang sudah memiliki akreditasi internasional AACSB (The Association to Advance Collegiate Schools of Business) dalam mengembangkan kurikulum membutuhkan waktu yang lama. Tidak hanya menyiapkan SDM dan fasilitasnya saja, tetapi juga proses input mahasiswanya juga harus diperhatikan.

Sementara itu Ir. Ahmad Syauqi Suratno, MM, dalam paparannya mengatakan bahwa kurikulum MM  harus merespon perubahan dan dinamika bisnis. Anak-anak muda sekarang saja sudah banyak yang mengambangkan bisnis, bahkan sudah memiliki perusahaan yang dikelola secara online tanpa harus memiliki kantor. MM UMY dalam mengembangkan kurikulum nantinya harus melihat peluang itu. Era sekarang sudah bukan era pegawai atau karyawan melainkan era entrepreneur. Kurikulum MM sebaiknya juga didesain untuk mencetak entrepreneur.

Kegiatan FGD tersebut juga mengundang para pengguna yang sudah menggunakan lulusan dari MM UMY, para alumni dan mahasiswa aktif MM UMY.

Dalam kegiatan yang sama, Dr. Arni Surwanti M.Si selaku Ketua Program Studi MM UMY menyampaikan terimakasih atas masukan yang telah diberikan dalam rangka evalusasi kurikulum MM UMY. Harapan lain dari kegiatan FGD ini adalah masukan dari pembicara, para pengguna, dari mahasiwa dari para dosen akan dijadikan bahan kajian dalam melakukan evaluasi kurikulum MM UMY.